Penjelasan Dan Ketentuan Dalam Mengikuti Tes TOEFL

Penjelasan Dan Ketentuan Dalam Mengikuti Tes TOEFL

Penjelasan Dan Ketentuan Dalam Mengikuti Tes TOEFL – Dewasa ini, tes TOEFL (Test of English as a Foreign Languange) sudah menjadi keharusan bagi semua orang, baik yang ingin bekerja di perusahaan asing maupun dalam negeri.

TOEFL sendiri merupakan satu model pengujian tingkat kecakapan dalam bahasa inggris menurut standard yang sudah di tetapkan.

Jenis & Skor TOEFL

Berdasarkan media pengujiannya, terdapat dua jenis TOEFL, yaitu:

  1. Paper and Pencil TOEFL, pengujian TOEFL dengan menggunakan kertas kerja sebagai media pengujian.
  2. Computer Based TOEFL, ujian TOEFL.

Sedangkan berdasarkan penyelenggaranya, tes TOEFL ada beberapa macam:

  • International TOEFL, ditujukan kepada mereka yang ingin belajar diluar negeri.
  • Institutional TOEFL, diinginkan kepada mereka calon mahasiswa atau karyawan baru.
  • TOEFL – like Test, lebih bersifat lokal dan ditujukan untuk kalangan sendiri.

Namun demikian, ketiga macam tes TOEFL tersebut pada dasarnya mempunyai kesamaan, baik format, materi yang diujikan, jumlah soal, alokasi waktu yang disediakan, maupun cara pemberian skor. Skala penilaian atau skor TOEFL yang disyaratkan oleh suatu institusi bersifat variatif, biasanya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Rata-rata institusi mensyaratkan skor TOEFL antara 450 sampai 550.

Baca juga: Rumus & Contoh Present Perfect Continuous Tense

Hal-Hal Yang Diujikan Dalam Tes TOEFL

 

Penjelasan Dan Ketentuan Dalam Mengikuti Tes TOEFL

Listening Comprehension

Bagian ini terutama digunakan untuk menguji kemampuan bahasa lisan peserta tes. Model pengujian menggunakan rekaman suara(monolog dan dialog) dari tape recorder atau media audio lainnya. Di mana pada akhir pembicaraan Anda diberi pertanyaan yang harus Anda jawab. Pada bagian ini Anda dituntut untuk peka sehingga bisa menyimak, memahami, dan mengerti apa yang di ucapkan.

Structure and Written Expression

Bagian ini digunakan untuk menguji atau mengetahui kemampuan gramatikal peserta tes. Peserta tes diharapkan mampu memberikan jawaban yang paling tepat untuk melengkapi sebuah kalimat yang tidak lengkap. Selain itu, peserta juga diharapkan bisa menemukan kesalahan penggunaan sebuah kata atau beberapa kata dalam sebuah kalimat.

Reading Comprehension

Bagian ini ditujukan untuk mengetahui pemahaman peserta tes terhadap teks-teks tertulis dalam bahasa inggris. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seputar arti, gagasan(ide),informasi yang spesifik, serta kosakata tertentu dalam bacaan-bacaan yang diujikan. Tidak jarang ada pula pertanyaan yang meminta peserta tes untuk memberikan sebuah judul bacaan dan kesimpulan.

Test of Written English (TWE)

Test of Writeen English (TWE) adalah bentuk tes tertulis dalam bentuk esai,bisa terdiri dari 200-300 kata. Tes ini biasanya diberikan pada kala sebelum pelaksanaan tes TOEFL dimulai. Waktunya adalah 30 menit. Namun, tidak jarang pula, TWE ini diberikan pada akhir sesi.

Topik yang disajikan dan harus dikembangkan di dalam TWE biasanya adalah pendapat tentang suatu masalah atau fakta, atau dapat juga berupa perbandingan dua hal. TWE ini tidak selalu diberikan pada setiap pengujian TOEFL, akan tetapi hanya diberikan pada tes TOEFL dengan tujuan khusus.

Tes TWE ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pola pikir peserta tes secara sistematik, penggunaan dan pemilihan kata, serta kemampuan grammar dalam bahasa inggris tertulis.

 

 

Tinggalkan Balasan