Cara Bernyanyi Dengan Teknik Vokal

Cara Bernyanyi Dengan Teknik Vokal Yang Baik Dan Benar #Part2

Cara Bernyanyi Dengan Teknik Vokal Yang Baik Dan Benar  #Part2

Inilah Yang Harus Diperhatikan Cara Bernyanyi Dengan Teknik Vokal Yang Baik Dan Benar #Part2

1. Solvegio

Solvegio adalah latihan kemampuan pendengaran atau ketajaman pendengar musik, baik ketepatan ritmik maupun ketepatan nadanya.

2. Vokalizing

Warming Up :

a) Naik Turun

| 1 2 3 4 | 5 6 7 i |

| 12  34  54  | 1 . . . |

b) Arpeggiation

| 1 3 5 3 | 1 . . . |

ha ha ha ha

Pastikan perut kita Shaking saat menyanyikan ” ha “

c) Ascension

| 12   34   5 3 | 1 . . . |

Zii  i  i    a a     a

Huruf  ” z ” membantu kita memformulakan huruf konsonan lebih baik dan membantu kita menggunakannya untuk membawa konsonan ketika kita menggunakan disksi untuk bernyanti.

d) Oktaf

| 1 2 3 4 5 6 7 i |

1  i  1 dari 1 = A

Dimulai dari wilayah alto s/d wilayah sopran

e) Latihan Pendengaran

i. Metode dasar

1 s/d i dengan menggynakan hand signal

ii. Interval

1 2 1

1    3 1

1       4 1

1          5 i

1             6 1

1                7 1

1                   i 1

3. Artikulasi

1.Vokal | A |

Dibunyikan dengan menjatuhkan rahang bawah sejauh mungkin, bukan dengan membuka kesamping.

  • Gigi atas dan bawah tidak dilindungi atau ditutupi oleh kedua bibir atas dan bawah, bibir atas dan bawah  harus keliatan.
  • Lidah diletakan rata serta ujungnya menyentuh gigi bawah. Setelah dibuat dalam posisi demikian bunyukanlah vokal [ A ].

2. Vokal | E |

Sama dengan posisi pada saat mengucapkan  ( A ) tetapi dengan mengurangi luasnya mulut 1/3 dari ucapan  [ A ].

  • Kedudukan Gigi atas dan bawah tetap dijaga.
  • Rongga mulut dan tenggorokan tetap dipertahankan seperti pada vokal [ A ].
  • Peringatan ! jangan sampai bibir tertarik kesamping karena akan mengakibatkan warna [ E ] yang sedikit gepeng.

Khusus vokal [ E ] ada tiga karakter bunyi yang digunakan sesuai dengan kondisinya masing-masing perbedaannya seperti ini :

  • M E R D E K A : kedua [ E ] nya tidak sama tajam dan kedapannya.
  • G E L A N G G A N G : vokal [ E ] sedikit lebih redup dibanding dengan vokal [ E ] pada kata sempat.
  • Vokal [ E ] jika dirasakan dan diraba, getarannya akan terasa  ” di Pelipis”.

3. Vokal | I |

Dengan tetap mempertahankan posisi rongga mulut dan tenggorokan pada saat mengucapkan vokal  [ A & E ], pada saat mengucapkan vokal | I | dikurangi 1/3 atau 2/3 dari [ A ] dengan sedikit mendorong sudut bibir kesebelah dalam. Dengan bentuk mulut seperti corong, dapatkan pasisi | I | seperti pada kata : ini, kini, disini, tinggi, diri.

Hindari juga pengucapan | I | seperti pada kata tengik, nyindir dll. Jika diraba dan dirasakan maka vokal | I | akan bergetar didepan mata.Harus diperhatikan benar-benar, pada saat membunyikan | I | harus dibayangkan bahwa bunyinya melintas diantara kedua mata, kemudian seperti berbunyi di ubun-ubun.

 

4. Vokal | O |

Berawal  dari voka [ A ] tetapi merubah bentuk bibir menjadi lonjong seperti corong, vokal  [ o ] dapat dibunyikan dengan manis. Diupayakan sebulat atau selonjong mungkin, sehingga akan terdengar vokal  [ o ] seperti kata toko, pohon, lorong.

Hindari vokal  [ o ] seperti pada kata jengkol, tongkol,  karena jika demikian posisi mulut atau lidah akan berubah. Pada saat membunyikan vokal  [ o ] kita akan merasakan bunyi dan getaran di leher.

5. Vokal | U |

Seperti pada posisi pengucapan vokal [ O ], vokal [ U ] dibunyikan dengan memperhatikan :

  • Mulut lebih dipersempit , dan bibir sedikit lebih didorong kedepan.
  • Dapatkan vokal  [ u ]  yang sempurna, seperti kata busur, sungguh, dll.
  • Hindari bunyi  [ u ] yang mennjurus ke  [ o ] kecuali pada nada- nada rendah seperti ada BASS
  • Jika dirasakan dan diraba, maka vokal  [ U ] akan terasa bergetar diatas tenguk.

SELANJUTNYA>>>>>

Bier Pinter baca juga http://bierpinter.com/intermezzo/15-makna-tersembunyi-dari-logo-terkenal-dunia/

 

 

1 comment on “Cara Bernyanyi Dengan Teknik Vokal Yang Baik Dan Benar #Part2

Tinggalkan Balasan