Banyak Negara Yang Tidak Ingin Indonesia Maju

Banyak Negara Yang Tidak Ingin Indonesia Maju

Banyak Negara Yang Tidak Ingin Indonesia Maju karena indonesia memiliki banyak kekayaan alam yang banyak sekali negara lain yang ingin menguasainya. Bung Karno adalah salah satu contoh yang telah digulingkan oleh CIA.

Yaps Bung Karno adalah contoh orang yang keras terhadap orang asing (perusahaan asing) yang ingin mengambil keuntungan kekayaan alam Indonesia tanpa pembagian yang adil. Sebagai pengusaha tentu kita tau semboyan nya bukan?

Ambil sebanyak-banyaknya dan  bagi sedikit-dikitnya, itulah yang dinilai tidak adil ketika banyak negara asing yang mau mencoba bekerjasama dengan Indonesia namun ditolak mentah-mentah oleh Bung Karno. Sehinggah banyak negara asing yang mau mencoba menjatuhkan Bung Karno.

Banyak Negara Yang Tidak Ingin Indonesia Maju Pak Harto Sengaja Dijatuhkan

Tekanan terhadap Pak Harto amat berat pada saat terjadi krisis mata uang di tahun 1998. Pak Harto mengatakan dirinya tidak dapat tidur. Karena pada saat itu sudah maju sehinggah akhirnya Pak Harto menerima usulan IMF untuk campur tangan dalam penanganan keuangan ekonomi negara.

Bier Pinter baca juga: Kejayaan Pak Harto Lebih Besar Daripada Presiden Lain

Sungguh sangat sedih melihat pemimpin macan asia “saat itu adalah Indonesia” yang seolah-olah tertunduk pada direktur IMF yaitu Michael Camdesus yang seolah-olah mendapat kekuasaan besar.

Banyak Negara Yang Tidak Ingin Indonesia Maju

 

Ketika krisis ekonomi melanda Asia Tenggara, saat itu mata uang indonesia Rp.16.000 per 1 USD. Sehingga menyebabkan Indonesia menjadi sangat miskin yang mengakibatkan meningkatnya pengangguran.

Semuanya menyalahkan Pak Harto, Padahal kondisi itu terjadi bukan karena Pak Harto. Apalagi pada waktu itu semua menyalahkan Pak Harto sehingga komunikasi tidak bisa dilakukannya. Itulah yang membuat Pak Harto mengalami tekanan.

Kesimpulannya adalah badai perekonomian yang melanda Asia Tenggara tahun 1998  itu memang dirancang untuk menjatuhkan pemerintahan Pak Harto. Seharusnya Pak Harto yang telah memerintah dengan bijak dan berhasil membawa kemajuan besar bagi Indonesia dan ASEAN.

Beliau Tidak pantas diperlakukan seperti itu, para pemimpin negara di ASEAN mendudukan Pak Harto sebgai orang tua. Kejatuhan Pak Harto merupakan kerugian yang besar di Asia Tenggara karena beliau sangat dihormati oleh para pemimpin ASEAN lainnya.

Tinggalkan Balasan