Perbedaan Hacker Dan Cracker Jelas Berbeda

Oke, ketemu lagi di website Bier Pinter. Pada artikel ini aku akan menjelaskan Perbedaan Hacker Dan Cracker bagi kamu yang belum mengetahuinya. Kebanyakan, mendengar kata “Hacker” pada dasarnya hampir semua orang merasa takut. Bagi yang belum bisa mengatasinya, ini adalah suatu ancaman yang besar.

Sebaliknya, justru dalam sisi lain Cracker banyak diminati bagi setiap pengguna komputer, karena Cracker mampu membuat sebuah aplikasi berbayar menjadi tidak berbayar. Hal inilah yang membuat banyak peminat Cracker. Tapi, tetap saja ini tidak boleh dilakukan. Karena, sisi negatifnya ini dapat merugikan vendor atau pengembang aplikasi yang telah di crack oleh para cracker. Dibawah ini penjelasan seperti apa Hacker dan Cracker menurut versi Bier Pinter.

Berikut penjelasan Hacker Vs Cracker secara grafis:

Perbedaan Hacker Dan Cracker

Gambar 1.1 – Perbedaan Hacker Dan Cracker.

Tentang Hacker

Gambar 1.1 – Menampilkan kegiatan Hacker didalam perusahaan

Kami berpendapatan bahwa hacker adalah ancaman bagi pengguna komputer. Seorang hacker mampu menduplikasikan, memanipulasikan, bahkan dapat mengambil informasi rahasia apapun yang mereka inginkan. Pekerjaan hacker dapat dilakukan secara individual maupun secara berkelompok.

Hacker berawal dari sebuah keinginan kuat beberapa siswa di Massachusetts Institute of Technology untuk bereksperimen dan belajar tentang teknologi sejak tahun 1950-an. Pada saat itu, keinginan besar siswa mengakibatkan Hack Back. Pada saat itu, istilah hacker masih dinamakan Hack Back yang tidak dianggap sebagai tindakan yang berbahaya. Hack Back adalah sesuatu yang sangat orisinil, cerdik dan semata-mata dimaksudkan untuk mengeksplorasi arena komputer dan teknologi. Saat itu, istilah digunakan dalam arti agak negatif.

Ilmu hacker awal terciptanya dari programmer. Mereka memperoleh pengetahuan lanjutan tentang pemrograman, bahasa dan kode komputer. Sebenarnya, mereka adalah hacker etis yang tetap berada dalam batas-batas hukum. Mereka tidak mengakses sistem atau jaringan apapun secara ilegal. Mereka terus menerus mencari kekurangan dalam keamanan komputer dan internet. Satu-satunya tujuan mereka adalah memperbaiki kekurangan ini dan memperbaiki keamanan konten.

Bahkan, beberapa perusahaan besar menyewa hacker untuk mengaudit dan memeriksa keamanan jaringan mereka. Peretas ini bekerja sebagai profesional dan memperbaiki kekurangan dengan pengetahuan mereka tentang persoalan tersebut dan mengurangi resiko yang mungkin membahayakan keamanan perusahaan.

Hacker bekerja dalam menemukan titik lemah dalam sekuritas jaringan dan bekerja tanpa kenal lelah dan melakukan usaha terbaik mereka untuk mencari solusi atas masalah jaringan. Berarti, sebenarnya pekerjaan hacker itu sangatlah berat dan membutuhkan tenaga yang besar.

Apa Kepentingan Para Hacker

pada umumnya, setiap hacker tertarik untuk mengetahui bagaimana segala sesuatunya dapat bekerja. Mereka suka mengeksplorasi dan menemukan sistem komputer, pemrograman dan jaringan. Sementara beberapa hacker lainnya, mungkin hanya tertarik untuk mempelajari hal-hal lain, mengubah gairah mereka menjadi profesi mereka sehingga membuat mereka menjadi hacker profesional.

Mereka pada dasarnya sangat mengenal segala jenis perangkat lunak, teknik dan kode yang diketahui oleh Cracker. Hacker bisa mengetahui bagaimana para cracker mencoba menyerang konten apapun yang dimaksudkan agar aman di situs web dan diseluruh sistem komputer. Hacker merancang alatnya yang sama persis seperti yang akan digunakan cracker dan kemudian memperbaiki sistem dengan alat dan teknik yang lebih aman. Hal ini memastikan sistem komputer dan sistem jaringan menjadi cukup aman bagi ancaman yang dilakukan oleh para cracker.

Sebenarnya, hacker dianggap melanggar keamanan tapi tujuan mereka melanggar sepenuhnya tidak berbahaya. Mereka melakukan ini hanya untuk menguji sistem mereka sendiri untuk tujuan keamanan dan mereka melakukannya secara legal dengan izin dari berbagai perusahaan dan biasanya perusahaan yang memperkerjakan mereka untuk menjadi sistem keamanan perusahan.

Hacker yang biasa disebut white hat datang dibawah bendera hacking etis yang tidak melibatkan hacking ilegal. Peretas profesional berarti tidak membahayakan perusahaan atau individu manapun.

Tentang Cracker

Gambar 1.2 – Target operasi cracker

Kata Cracker, kami telah belajar tentang para hacker. Bagaimana sistem mereka bekerja, apa kepentingan mereka dan apa yang mereka lakukan. Menurutnya, mereka mengganggap seorang cracker lebih dari hacker. Tetapi, cara kerja mereka sangat berbeda banyak.

Seorang hacker bekerja secara total untuk perusahaan atau individu, cracker juga bekerja secara total dengan cara yang berlawanan. Tujuan seorang cracker adalah untuk mematahkan keamanan komputer dan jaringan. Cracker adalah kegiatan yang ilegal dan merugikan perusahaan. Mereka menggunakan pengetahuan dan pembelajaran yang luas tentang komputer, pemrograman, perangkat lunak, kode dan bahasa mereka dan menggunakannya untuk masuk ke komputer untuk keuntungan kriminal.

Gambar 1.3 dibawah ini, adalah hasil kerja para cracker. Betapa tindakan para cracker tidak mencerminkan hal yang baik. Ini benar-benar merugikan pengembang aplikasi.

Gambar 1.3 – Hasil Crack

Kalau tadi hacker dikenal sebagai White Hat sebaliknya Cracker dikenal sebagai Black Hat. Seperti julukkan warna yang diberikan, begitupula pandangan orang-orang dalam menilai cracker.

Cracker mendapatkan akses ke akun orang-orang dan mereka dapat menyalahgunakan informasi, data, ataupun yang bersifat privasi. Cracker dapat mencuri informasi kartu kredit, mereka dapat menghancurkan file penting, mengungkapkan data penting, dan informasi atau data yang bersifat pribadi dan menjualnya untuk keuntungan pribadi.

Mereka melanggar keamanan komputer. Begitu mereka mendapatkan kendali atas sebuah sistem, mereka dapat melakukan sesuatu yang bersifat merugikan korban, menghancurkan, menggunakan keuntungan mereka.

Apa yang Menarik Bagi Para Cracker ?

Black Hat didorong oleh sedikit publisitas kemampuan mereka di bidang hacking, beberapa melakukannya untuk tujuan kriminal dan jahat. Mereka sengaja melanggar komputer dan keamanan jaringan hanya untuk keuntungan atau mungkin ada tantangan didalamnya. Mereka tertarik untuk mendapatkan akses ke berbagai program tanpa membayar royalty dari aplikasi tersebut.

Satu-satunya tujuan yang mereka punya adalah hacking ilegal yang menyebabkan masalah keamanan. Dampak dari aktivitas mereka adalah pencurian dari rekening pemegang kartu kredit, data penting mungkin hilang dan informasi yang aman dapat diungkap.

Cracker sangat senang mengedit dan memanipulasi kembali setiap data, software yang telah mereka retas. Biasanya juga, mereka melakukannya ini hanya untuk hiburan semata ataupun pujian dalam komunitas yang mereka miliki.

Hacker Vs Cracker

Ada pandangan umum bahwa para hacker membangun sesuatu dan cracker memecahkan barang-barang itu. Dari pandangan ini, terlihat begitu besar perbedaannya. Mereka mungkin terlihat serupa, tapi ketika pekerjaan mereka dimulai. Perlahan perbedaan akan mulai terlihat dari proses-proses yang mereka lakukan.

Kebanyakan hacker mengerti tentang bagaimana menciptakan sebuah aplikasi dari nol, sementara banyak cracker yang tidak dapat menguasai dibidang pembuatan aplikasi. Kebanyakan, mereka menggunakan beberapa alat yang hacker itu sendiri ciptakan. Meskipun, setiap hacker mengerti pola-pola yang dilakukan para cracker, tetap saja tidak menutupi mereka untuk terus berusaha meretas aplikasi, web, ataupun komputer yang berisi data-data penting.

Cracker tahu, bahwa tindakan mereka melanggar hukum yang ada. Makanya, setiap pekerjaan mereka seperti spy yang mengintai terus targetnya hingga menemukan titik lemahnya.

Namun, para hacker profesional cukup kompeten dan cukup ahli dalam pekerjaan mereka, yang berpotensi memulihkan keamanan di jaringan yang rusak dan mereka membantu menangkap cracker. Meskipun, sebagaian para cracker kurang terampil namun banyak dari mereka yang cukup mampu. Mereka memiliki keterampilan maju dan pengetahuan yang tidak kalah tanding dengan para hacker.

Bagi cracker profesional mereka mampu membuat alat dan perangkat lunak yang membantu mereka dalam mengeksploitasi segala macam poin lemah yang mereka temukan dalam program sasaran mereka. Yang membuat para hacker sulit untuk menangkap mereka adalah mereka tidak meninggalkan jejak sama sekali dalam menjalankan operasi mereka.

Sekarang kita sangat menyadari bahwa para hacker adalah profesional etis yang tidak melanggar hukum dan sering bekerja sama dengan pihak-pihak perusahaan besar dalam mengamankan sistem perusahaan tersebut. Sementara cracker adalah ancaman yang dapat meretas data-data penting kalian.

Kesimpulan Dari Perbedaan Hacker Dan Cracker

Dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa hacker masuk ke sistem keamanan untuk tujuan baik sementara cracker bekerja untuk tujuan yang tidak baik. Tetapi, Hacker tidak menutup kemungkinan untuk mereka juga bertindak criminal. Karena, sebagian besar mereka memegang data penting dalam perusahaan ataupun mereka sangat menguasai tentang komputer, jaringan dan apalagi bahasa pemrograman.

Gimana sekarang guys ? Sudah mengerti Perbedaan Hacker dan Cracker  ? Aku berharap setelah kamu membaca artikel ini, kamu sudah mengerti ya guys. Jadi, buat kedepan jangan salah pengertian lagi ya. Karena, penjelasan yang sudah aku sampaikan di artikel ini sudah kongkrit.

Oke guys, jika ini bermanfaat jangan lupa Like & Share ya. Jangan ketinggalan juga, informasi menariknya di channel youtube Kami.

Tinggalkan Balasan