Now Reading
Simple Present Tense
0

I-1 Simple Present Tense digunakan untuk menunjukkan suatu peristiwa, kejadian, kegiatan yang tejadi berulang-ulang atau merupakan suatu kebiasaan (habit).

I leave for office at 6 every moming.
My father works five days a week.
I get up at 5 a.m every day.
Father always drinks tea in the afternoon.
I study English twice a week.

I-2 The Simple Present Tense juga digunakan untuk menunjukkan suatu fakta (fact) atau suatu yang merupakan kebenaran umum (general truth).

The River Nile flows into Mediterranian.
Jet engines make a lot of noise.
The sun shines in the east and sets in the west.
Vegetarians don’t eat meat and fish.
Cows give milk and sheep give wool.

I-3 The Present Simple juga digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang akan terjadi di waktu yang akan datang, jika kita membicarakan suatu jadwal, program, dan lain-lain.

The second train leaves at 10 a.m.
The football match starts at 4 p.m tomorrow.
The second film begins at 7 p.m.
Tomorrow is Saturday.
The art exhibition opens at 10 o’clock.

I-4 Kalau subjek kalimat orang ketika tunggal (the third person singular -she/he/it), kata kerja harus ditambah dengan “s” atau “es” dalam kalimat positif (positive statement).

Mary usually goes swimming on Saturday morning.
Mother always serves our breakfast before we go to school.
Father sometimes watches television after dinner.
My brother likes playing tennis on Sunday morning.
John’s little brother goes to school on foot.

I-5 Akhiran “s” pada kata kerja. Pada umumnya kata kerja ditambah dengan akhiran “s” jika subjeknya orang ketiga tunggal (the third person singular – he/she/it).

 

I-6 Akhiran “es” digunakan pada kata kerja yang huruf akhirnya “s, ch, sh, o”, jika subjeknya orang ketiga tunggal. Sedangkan kata kerja yang huruf akhirnya “y” dan didahului huruf mati, y ditukar dulu dengan “i” kemudian ditambah “es”.

 

I-7 Kalimat tanya (interrogative statement)

Kalimat tanya (interrogative statement) dibentuk dengan menempatkan kata bantu “do atau does” di depan kalimat. “Does” digunakan untuk orang ketiga tunggal (he, she, it), sedangkan “do” digunakan untuk selain orang ketiga tunggal (I, you, we, they). “Do/Does” dalam kalimat tanya artinya “apakah” dan kata kerjanya tidak lagi menggunakan akhiran “s/es” walaupun subjek kalimatnya orang ketiga tunggal.

 

I-8 Kalimat menyangkal (negative statement)

Kalimat menyangkal (negative statement) dibentuk dengan menempatkan “do not/don’t atau does not/doesn’t” sesudah subjek kalimat. “Doesn’t” digunakan untuk orang ketiga tunggal (he doesn’t, she doesn’t, it doesn’t), sedangkan “don’t” digunakan untuk selain orang ketiga tunggal (I don’t, you don’t, we don’t, they don’t).

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
0%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
Carollous Dachi

Leave a Response