Pengetahuan
Now Reading
3 Model Layanan di dalam Cloud Computing
0

3 Model Layanan di dalam Cloud Computing – halo sobat sekalian. Setelah kita membahas mengenai model deployement di dalam cloud computing pada artikel sebelumnya, kini saya akan membahas mengenai 3 Model Layanan pada Cloud Computing. Model Layanannya meliputi apa saja sih? Ada SaaS, PaaS, dan IaaS. Model-model layanan ini akan saya jelaskan pada artikel kali ini secara detail beserta dengan contoh jenis dari model tersebut. So, terus lanjutin membaca artikelnya yah ^_^

3 Model Layanan di dalam Cloud Computing

3 Model Layanan di dalam Cloud Computing

Seperti di dalam awal kata, model-model layanan yang ada pada cloud computing itu meliputi SaaS, PaaS, dan IaaS. SaaS merupakan singkatan dari Software as a Services, sedangkan Paas merupakan singkatan dari Platform as a Services. Dan yang terakhir IaaS merupakan singkatan dari Infrastructure as a Services. Apa sih SaaS, PaaS, dan IaaS itu? Berikut adalah penjelasannya.

Software as a Services (SaaS)

SaaS merupakan salah satu layanan pada cloud yang paling dahulu populer. Layanan ini merupakan evolusi lanjutan dari konsep ASP (Application Service Provider) yang dulu pernah ada. Software as a Services pun merupakan layanan di dalam cloud computing dimana kita tinggal memakai software/perangkat lunak saja yang telah disediakan oleh provider (pemberi layanan). Pengguna atau user hanya tahu bahwa software tersebut dapat berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Pelanggan dapat menggunakan layanan SaaS ini dengan cara berlangganan atau pay per-use sehingga tidak perlu melalukan investasi IT.

Keterbatasan dari layanan Software as a Services ini adalah memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan fitur aplikasi. Mengapa? Karena layanan ini bersifat multi-tenant, maka fitur-fitur yang ada biasanya bersifat umum. Contoh dari layanan SaaS ini, yaitu :

  1. Layanan Email Publik. Seperti : Gmail, YahooMail, Hotmail, dan lain sebagainya.
  2. Social Network. Seperti : Facebook, Twitter, Path, dan lain sebagainya.
  3. Instant Messaging. Seperti : Yahoo Messenger, Skype, Gtalk, dan lain sebagainya.

Platform as a Services (PaaS)

Apa sih PaaS itu? Platform as a Services merupakan layanan cloud computing yang menyediakan modul-modul siap pakai yang dapat digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi yang hanya dapat berjalan di atas platform tersebut. Layanan yang satu ini jika kita analogikan dimana kita menyewa sebuah “rumah” berikut dengan lingkungannya (sistem operasi, network, database, engine, framework aplkasi, dll). Dimana berfungsi untuk menjalankan aplikasi yang ingin kita buat.

Layanan Platform as a Services atau PaaS ini juga memiliki keterbatasan dimana pengguna tidak memiliki kendali terhadap sumber daya memory, storage, processing power dan sumber daya lainnya. Pionir layanan PaaS adalah Google AppEngine yang menyediakan aplikasi di atas platform Google dengan bahasa pemrograman Phyon dan Django. Contoh dari layanan PaaS sendiri, yaitu :

  1. Salesforce melalui Force.com. Dimana Salesforce menyediakan modul-modul untuk mengembangkan aplikasi di atas salesforce dengan menggunakan bahasa pemrograman Apex.
  2. Layanan Amazon Web Services.
  3. Windows Azure.

Infrastructure as a Services (IaaS)

Infrastructure as a Services merupakan salah satu layanan dari cloud computing yang terletak satu level lebih rendah dari PaaS. Layanan ini adalah sebuah layanan yang “menyewakan” sumber daya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan data, processing power, memory, sistem operasi, kapasitas jaringan dan lain-lain. Dimana sumber daya ini dapat digunakan oleh penyewa untuk menjalankan aplikasi yang dimilikinya. Model bisnis ini mirip dengan penyedia data center yang menyewakan ruangan untuk co-location, tapi layanan ini lebih ke level mikronya. Dimana penyewa tidak tahu, dengan mesin apa dan bagaimana caranya penyedia melayani.

Perbedaan yang mendasar dengan layanan data center dengan layanan ini adalah IaaS memungkinkan pelanggan untuk melakukan penambahan atau pengurangan kapasitas secara fleksibel dan otomatis. Salah satu pionir di dalam penyedia jasa layanan IaaS ini adalah amazon.com yang meluncurkan Amazon EC2 (Elastic Computing Cloud). Layanan Amazon EC2 ini menyediakan berbagai pilihan penyewaan mulai dari CPU, media penyimpanan, dilengkapi dengan sistem operasi dan juga platform pengembangan aplikasi yang bisa disewakan dengan perhitungan perjam.

Nah, itu adalah Model-Model Layanan yang ada di dalam Cloud Computing. Model layanan tersebut meliputi SaaS, IaaS, dan PaaS yang memiliki keuntungan dan fasilitas layanan tersendiri. Model layanan ini sangat bermanfaat loh kawan-kawan, apalagi dalam menentukan jenis provider yang hendak kita pilih. Oke, Sekian dari saya… Salam IT ^_^

Baca juga : 4 Deployment Model Infrastruktur Cloud Computing

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
0%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT

You must log in to post a comment