Komputer
Now Reading
Apa Yang Dimaksud Dengan Cold Booting dan Warm Booting?
Inovasi Baru
1
Apa Yang Dimaksud Dengan Cold Booting dan Warm Booting? Booting dibedakan menjadi dua, yaitu Cold Booting dan Warm Booting dimana keduanya memiliki manfaat.

Apa Yang Dimaksud Dengan Cold Booting dan Warm Booting? – Halo sobat Bierpinter sekalian. Siapa yang disini belum pernah menyentuh atau memainkan komputer? Tentunya mayoritas pasti pernah memainkan komputer ya. Namun, tahukah kalian mengenai istilah dari Cold Booting dan Warm Booting? Apa sih perbedaannya? Dan apakah itu penting??. Nah, pada artikel kita kali ini saya akan membahas mengenai Apa Yang Dimaksud Dengan Cold Booting dan Warm Booting?. Pada umumnya, booting adalah proses dimana sistem operasi komputer disiapkan untuk masuk ke dalam memori komputer. Mulai itu membaca seluruh hardware yang terpasang ataupun mempersiapkan kondisi komputer untuk dapat dijalankan. Namun, apa sih Cold Booting dan Warm Booting itu? Penasaran bukan? So, terusin baca artikel-nya teman-teman 😀

Apa Yang Dimaksud Dengan Cold Booting dan Warm Booting?

Apa Yang Dimaksud Dengan Cold Booting dan Warm Booting?

Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, booting adalah proses dimana sistem operasi komputer disiapkan untuk masuk ke dalam memori komputer. Persiapan ini antara lain, seperti membaca seluruh hardware yang telah terpasang atauapun proses persiapakan komputer untuk dapat digunakan oleh pengguna dengan baik. Namun, booting bisa dibedakan menjadi 2, yaitu Cold Booting dan Warm Booting.

Pengertian Cold Booting

Cold booting

Apa sih Cold Booting itu? Cold booting adalah suatu proses booting atau menyalakan komputer pada saat komputer dalam kondisi mati atau telah dimatikan sebelumnya dengan menekan tombol power. Komputer yang telah kita “Shutdown“, kemudian kita nyalakan kembali itu pun termasuk kedalam proses cold booting. Proses cold booting ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan proses warm booting karena komputer dalam kondisi baik dan tepat untuk proses booting atau menyalakan komputer. Keuntungan dari proses cold booting ini adalah data-data komputer menjadi tidak mudah untuk broken atau rusak, perangkat hardware tidak akan cepat rusak, software-software yang terinstall pada komputer tidak akan sering mengalami bug atau error, dan lain sebagainya.

Pengertian Warm Booting

Warm Booting

 

Sedangkan Warm Booting adalah kebalikannya dari Cold Booting. Jika cool booting sebelumnya adalah proses dimana menyalakan komputer (booting) pada saat komputer dalam kondisi mati atau telah mati, maka warm booting adalah proses dimana menyalakan komputer pada saat komputer sedang menyala. Maksudnya adalah menyalakan ulang komputer secara paksa pada saat komputer sedang menyala. Hal ini sering terjadi karena komputer sedang mengalami error, komputer mengalami freezing (membeku / diam secara lama), ataupun komputer tidak berfungsi.

Warm booting ini cukup beresiko dibandingkan dengan cold booting karena memaksa komputer untuk dinyalakan pada kondisi yang tidak tepat (yaitu pada saat masih menyala). Pada akhirnya, komputer menjadi mudah rusak, kinerja komputer menjadi lambat, file-file data pada komputer bisa menjadi rusak, perangkat hardware komputer cepat rusak, dan lain sebagainya. Namun, ternyata warm booting ini juga dapat bermanfaat lohh, yaitu pada saat kita terburu-buru mengerjakan sesuatu di dalam komputer namun komputernya sedang mengalami error atau not responding. Kadang dengan adanya proses warm booting ini, kita bisa merestart software atau program yang sedang error atau not responding walaupun program itu tidak bisa merespon perintah kita.

Oke teman-teman, itu adalah penjelasan mengenai Cold Booting dan Warm Booting pada komputer. Jadi kalian suka menggunakan yang mana nihhh??? Tentunya baik Cold Booting ataupun Warm Booting pasti memiliki fungsi dan keuntungannya tersendiri ya teman-teman. Sekian dari saya, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian semua ya ^^

What's your reaction?
Luar Biasa
50%
Suka Sekali
50%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT
1 Comments

Leave a Response