Komputer
Now Reading
Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya
Inovasi Baru
1
Bagaimana sih Arsitektur Android dan Lapisan Utama dari Sistem Operasi Android itu? Berikut adalah Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya

Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya – Halo sobat Bierpinter sekalian. Apakah kalian sedang menggunakan sistem operasi Android pada smartphone kalian?. Jika ia, tahukah kalian ternyata ada arsitektur Android yang harus kita ketahui lohh. Nah, pada artikel kita kali ini saya akan membahas mengenai Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya. Sistem operasi Android sebenarnya merupakan sistem operasi seluler yang didasarkan pada versi modifikasi dari Linux. Awalnya dikembangkan oleh Android, Inc. Namun pada tahun 2005, Google berhasil membeli dan mengambil alih Android. Sedangkan arsitektur di dalam Android terdapat banyak sekali, mulai dari linux kernel, libraries, android runtime, dan lain sebagainya. Penasaran bukan apa saja arsitektur dari Android itu? Yukk, terusin baca artikel-nya ya teman-teman 😀

Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya

Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya

Arsitektur Android

Sistem operasi Android secara kasar dibagi menjadi lima bagian dalam empat lapisan utama:

1. Linux Kernel

Linux kernel ini adalah kernel yang berbasis Android. Lapisan ini berisi semua driver perangkat tingkat rendah untuk berbagi komponen perangkat keras dari perangkat Android.

2. Libraries

Ini berisi semua kode yang menyediakan fitur utama dari OS Android. Sebagai contoh, pustaka SQLite menyediakan dukungan basis data sehingga aplikasi dapat menggunakannya untuk penyimpanan data. Pustaka WebKit menyediakan fungsionalitas untuk penjelajahan web.

3. Android Runtime

Pada lapisan yang sama dengan libraries, Android runtime menyediakan sekumpulan pustaka inti yang memungkinkan pengembang (developers) untuk menulis aplikasi Android dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Runtime Android juga termasuk mesin virtual Dalvik, yang memungkinkan setiap aplikasi Android untuk berjalan dalam prosesnya sendiri, dengan mesin virtual Dalvik sendiri (aplikasi Android dikompilasi ke dalam eksekusi Dalvik). Dalvik adalah mesin virtual khusus yang dirancang khusus untuk Android dan dioptimalkan untuk perangkat seluler bertenaga baterai dengan memori dan CPU yang terbatas.

4. Application Framework

Mengekspos berbagai kemampuan sistem operasi Android ke pengembangan aplikasi (application developers) sehingga para pengembang dapat memanfaatkannya dalam aplikasi yang dibuatnya.

5.  Applications

Pada lapisan atas ini (top layer), akan menemukan aplikasi yang dikirimkan dengan perangkat Android, seperti: telepon, kontak, browser, dan lain sebagainya, serta aplikasi yang diunduh dan diinstal dari Android Market. Aplikasi apa pun yang tertulis akan berada dilapisan ini.

Nahh, begitulah penjelasan kita kali ini mengenai Arsitektur Android Beserta Dengan Penjelasannya. Bagian-bagian di atas yang telah saya jelaskan merupakan empat lapisan utama pada sistem operasi Android secara kasar. Sekarang kalian sudah mengerti bukan? Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan kalian lebih lagi ya. Sekian dari saya, salam IT ^^

What's your reaction?
Luar Biasa
25%
Suka Sekali
75%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT
Loading...
1 Comments
  • 24 November 2018 at 5:38 PM

    Terima kasih karena sudah membaca, jangan lupa juga untuk melihat artikel seputar Android lainnya di website kami ya Bierpinter 😀

Leave a Response