Pengetahuan
Now Reading
Belajar Pengujian Berorientasi Objek Mudah
Penghargaan Lain
1
Ingin belajar Pengujian Berorientasi Objek? Berikut adalah artikelnya Belajar Pengujian Berorientasi Objek Mudah. Mulai dari Model OOA dan OOD

Belajar Pengujian Berorientasi Objek Mudah – Halo teman-teman sekalian. Apakah kalian pernah melakukan suatu pengujian pada suatu aplikasi? Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Belajar Pengujian Berorientasi Objek Mudah. Pengujian berorientasi objek bertujuan untuk menemukan kesalahan-kesalahan di dalam waktu yang realistik. Kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi di dalam suatu aplikasi atau software.  Ingin lebih tahukan mengenai proses Pengujian Berorientasi Objek ini? So, tetap lanjutin baca artikelnya ya teman-teman 😀

Belajar Pengujian Berorientasi Objek Mudah

Tujuan dari pengujian ini yaitu tetap untuk menemukan kesalahan dalam selang waktu yang realistik. Mengubah strategi dan taktik di dalam suatu pengujian software. Definisi dari pengujian sangatlah luas, mencakup teknik untuk menemukan kesalahan pada model OOA dan OOD. Strategi pengujian unit dan integrasi yang berubah-ubah, hingga perancangan pengujian yang harus memperlihatkan karakteristik dari perangkat lunak berorientasi objek.

Kesalahan dalam pendefinisian atribut kelas ditentukan pada tahap analisis akan menghilangkan pengaruh yang dapat muncul. Sebuah atribut yang tidak berhubungan dan dua operasi yang memanipulasi atribut tersebut dapat terdefinisi. Contohnya : Sebuah kelas dengan sejumlah atribut dapat didefinisikan pada tahap analisis. Namun, pada atribut yang tidak berhubungan dan memiliki dua operasi yang memanipulasi atribut tesebut dapat terdefinisi.

  1. Jika atribut yang tidak berhubungan dapat dihilangkan pada tahap analisis, maka dapat mengurani beberapa masalah dan usaha, seperti : pembuatan subclass, pembuatan relasi, dan kelakuan dari sistem.
  2. Jika kesalahan tidak dapat ditemukan, masalah dapat muncul pada tahap perancangan, seperti : penempatan kelas yang tidak tepat, perancangan kerja yang tidak perlu, dan model messaging.
  3. Jika kesalahan tetap ada sampai pada tahap pengkodean. Itu akan menghabiskan banyak waktu dan usaha, seperti : membuat kode dari atribut dan dua operasi yang tidak diperlukan, dan membuat message untuk komunikasi antar objek.

Kebenaran dari model OOA dan OOD

  • Kebenaran dari sintaks = Pengujian dalam penggunaan simbol dan aturan pemodelan yang tepat
  • Kebenaran dari sematik = Model yang mewakili dunia nyata ini, dibutuhkan seorang ahli dalam domain persoalan, maupun hubungan antar kelas

Kekonsistenan dari Model OOA dan OOD

  • Memiliki hubungan antar entitas di dalam sebuah model
  • Model ini dapat menggunakan model CRC dan object-relationship diagram

Oke teman-teman, itu adalah artikel mengenai Belajar Pengujian Berorientasi Objek Mudah. Tujuan pengujian ini memanglah menemukan kesalahan di dalam waktu yang realistik di dalam sebuah software. Kesalahan-kesalahan sangat menentukan potensi dari software yang akan kalian uji nantinya. So, jika artikel ini memang bermanfaat bagi kalian semua. Jangan lupa untuk like, comment, share, dan pilih jenis emotional kalian terhadap artikel ini ya teman-teman. Sekian dari saya, salam IT ^_^

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
50%
Keren
50%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT
1 Comments

Leave a Response