Pengetahuan
Now Reading
Control dan Status Registers
0

Control dan Status Registers – Halo teman-teman, pada kali ini saya akan membahas mengenai Control dan Status Register pada processor. Control dan Status Register ini merupakan salah satu bentuk dari pengalamatan data dimana berfungsi untuk mengendalikan operasi processor.

Control dan Status Registers

Salah satu bentuk atau macam dari register ini digunakan untuk mengendalikan operasi processor. Fungsi dari register ini sendiri kebanyakan tidak terlihat oleh user, karena melalui sistem secara langsung. Beberapa dari operasi dapat di akses oleh instruksi mesin yang akan di eksekusi baik dengan pengendalian atau yang sering disebut dengan kernel OS.
Masing-masing mesin akan mempunyai susunan register dan terminology yang berbeda-beda. Register yang terdapat pada control dan status registers memiliki 3 tipe, yaitu :

  1. Address and Buffer
  2. Instruction Execution
  3. Information Status

Address and Buffer

Register ini terdiri dari beberapa register, yaitu :

  1. MAR (Memory Address Register). Fungsi dari register ini adalah untuk mencatat alamat memory yang akan diakses baik dalam bentuk membaca maupun menulis.
  2. MBR (Memory Buffer Register). Fungsi dari register ini adalah untuk menampung data yang akan ditulis ke dalam memory, yang mana alamatnya akan ditunjuk oleh MAR.
  3. I/O AR (Input/Output Address Register). Fungsi dari register ini adalah untuk mencatat alamat port dari input/output yang akan diakses.
  4. I/O BR (Input/Output Buffer Register). Fungsi dari register ini adalah untuk menulis data port I/O yang akan di tulis ke memory, yang mana alamatnya telah ditunjukan oleh I/O AR atau alamat yang akan digunakan untuk membaca port I/O dari memory yang telah ditunjukan oleh I/O AR.

Instuction Execution

Ada beberapa bentuk dasar dari register yang dipakai untuk instruction execution, yaitu :

  1. Program Counter (PC)
  2. Instruction Register (IR)

Information Status

Semua desain processor termasuk register atau sekumpulan register, sering disebut dengan Program Status Word (PSW), yang mana mengandung status informasi. Secara umum PSW mengandung kondisi-kondisi dari kode yang telah ditambahkan dengan status informasi yang lain. Beberapa bagian yang secara umum sering dipakai, yaitu :

  1. Sign. Mengandung sign bit pada akhir operasi aritmatika
  2. Zero. Dipakai pada saat hasil dari operasi aritmatika bernilai nol
  3. Carry. Dipakai jika hasil dari operasi berupa operasi penambahan atau pengurangan dari orde bit yang lebih tinggi. Biasanya digunakan untuk operasi aritmatika multiword
  4. Equal. Dipakai jika perbandingan logika menghasilkan nilai yang sama
  5. Overflow. Digunakan untuk mengindikasikan operasi aritmatika overflow
  6. Interrupt enable/disable. Digunakan untuk mengaktifkan atau mengnonaktifkan interrupt
  7. Supervisor. Mengindikasikan bahwa processor sedang dieksekusi dalam bentuk supervisor atau user.

Nah, bagaimana teman-teman? Sudah mengenal apa itu Contol dan Status RegistersControl and Status Registers merupakan salah satu bentuk register di dalam processor. Dimana tipe register ini berfungsi untuk mengendalikan operasi processor. Hal ini sangatlah penting di dalam dunia sistem operasi. Sekian dari saya… Salam IT ^_^

Baca juga : Pengertian dari User-Visible Register pada Processor

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
0%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT

Leave a Response