Biologi
Now Reading
Jelaskan Reproduksi Eubacteria Pada Biologi
Sangat Bernilai
1
Bagaimana sih proses reproduksi dari Eubacteria itu? Bagaimana pertumbuhan bakteri? Berikut adalah Jelaskan Reproduksi Eubacteria pada Biologi

Jelaskan Reproduksi Eubacteria pada Biologi – Halo teman Bierpinter sekalian. Jika kemarin kita sudah membahas mengenai 3 cara reproduksi bakteri secara paraseksual, sekarang kita akan melanjutkannya dengan Jelaskan Reproduksi Eubacteria Pada Biologi. Pada umumnya, eubacteria sama seperti archaebacteria hanya sifat dan lingkungan dari jenis bakteri ini saja yang membedakannya. Cara bakteri eubacteria untuk bereproduksi pun hampir mirip seperti archaebacteria, namun ada beberapa tahapan yang berbeda dengan archaebacteria itu. Penasaran bukan bagaimana cara reproduksi eubacteria ini? So, langsung lanjutin baca artikel-nya saja ya teman-teman 😀

Pertumbuhan Bakteri

Pertumbuhan Bakteri

Pada umumnya bakteri akan bertumbuh dan berkembang bila berada pada lingkungan yang memungkinkan mereka untuk tumbuh. Dalam kondisi normal, bakteri dapat bertumbuh dan berkembang biak dalam waktu sekitar 20 menit. Namun, jika kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan, bakteri akan membentuk endospora. Untuk kepentingan tertentu, bakteri ditumbuhkan untuk dapat memperoleh satu macam jenis bakteri yang biasanya disebut dengan Biakan Murni.

Medium atau perantaraan yang digunakan untuk pertumbuhan bakteri ini bisa berupa medium padat, yaitu seperti agar-agar, nasi, dan lain sebagainya. Dan ataupun dengan menggunakan medium cair, seperti susu, air kaldu dan lain sebagainya. Sedangkan faktor penghambat pertumbuhan bakteri ini biasanya adalah faktor suhu, nutrisi, pH, gas, dan kadar konstrasi garam.

Jelaskan Reproduksi Eubacteria Pada Biologi

Sebenarnya cara reproduksi eubacteria ada 2 cara, yaitu dengan secara aseksual (pembelahan biner) dan secara paraseksual (transformasi, konjugasi, dan transduksi). Perkembang biakan secara akseksual sering juga disebut dengan secara vegetatif. Sedangkan paraseksual sering juga disebut dengan secara generatif.

Reproduksi Secara Aseksual

Jelaskan Reproduksi Eubacteria pada Biologi

Seperti yang telah saya katakan, reproduksi eubacteria secara aseksual menggunakan cara pembelahan biner atau membelah diri. Pada reproduksi secara aseksual ini, bakteri eubacteria harus memiliki kondisi lingkungan yang baik, tepat dan sesuai. Proses reproduksi secara aseksual ini tergolong sangat cepat. Pada keadaan yang optimal, beberapa jenis bakteri dapat membelah diri setiap 20 menit. Sedangkan pada kondisi lingkungan yang kurang baik dan menguntungkan, sel-sel bakteri dapat mempertahankan diri dengan cara pembentukan spora atau yang sering disebut dengan endospora.

Apa itu Endospora? Endospora adalah spora yang terbentuk di dalam bakteri. Namun, ada pun jenis bakteri yang akan mati karena perubahan faktor lingkungan tersebut sehingga tidak dapat membentuk endospora ini. Faktor lingkungan tersebut, seperti: terkena cahaya matahari secara terus menerus, kenaikan suhu, kekeringan, adanya zat-zat antibiotik pada lingkungan itu, dan lain sebagainya.

Reproduksi Secara Paraseksual

Ada 3 cara yang dapat dilakukan oleh bakteri eubacteria jika bereproduksi secara paraseksual, berikut adalah 3 cara tersebut:

Jelaskan Reproduksi Eubacteria pada Biologi

  1. Transformasi adalah proses perkembang biakan bakteri eubacteria dengan cara pemindahan sedikit materi genetik atau DNA atau bahkan hanya 1 gen saja dari satu bakteri ke bakteri lainnya. Dalam proses transformasi ini, tidak terjadi kontak secara langsung antara bakteri pemberi DNA dengan penerima. Contoh bakteri yang sering melakukan proses tranformasi ini adalah Streptococcus pneumonia, Bacillus, Haemopphilus, Neisseria dan Pseudomonas.
    Jelaskan Reproduksi Eubacteria pada Biologi
  2. Konjugasi adalah proses pemindahan secara langsung DNA diantara 2 sel bakteri dengan melalui jembatan sitoplasma. Bakteri pemberi DNA ini memiliki saluran konjugasi yang disebut dengan pil seks, yang berguna untuk menempel pada bakteri resipien yang menerima DNA.
    Jelaskan Reproduksi Eubacteria pada Biologi
  3. Transduksi adalah cara perkembang biakan bakteri eubacteria dengan cara pemindahan materi generik dengan perantara bakteriofag. Bakteriofag adalah semacam virus yang berguna dan bermanfaat bagi bakteri pada proses reproduksinya. Dalam hal ini, protein virus yang berfungsi sebagai cangkang digunakan sebagai pembungkus dan pembawa DNA menuju sel bakteri penerima.

Oke teman-teman, itu adalah artikel biologi kita kali ini yang membahas mengenai Jelaskan Reproduksi Eubacteria Pada Biologi. Pada umumnya, proses reproduksi bakteri Eubacteria hampir mirip seperti Archaebacteria, namun ada beberapa tahap yang membedakannya. Oke guys, semoga artikel ini dapat bermanfaat ya bagi kalian semua ^_^

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
100%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT
Loading...
1 Comments

Leave a Response