Komputer
Now Reading
Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL
Sangat Bernilai
1
Ternyata ada suatu pengujian validasi di dalam software testing loh. Berikut adalah Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL yang harus kalian ketahui

Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL – Halo sobat sekalian. Tahukah kalian, bahwa di dalam suatu pengujian software, ada yang namanya pengujian validasi lohh. Apasih yang dimaksud dengan pengujian validasi itu? Nah, pada artikel kita kali ini akan membahas mengenai Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL. Pengujian Validasi ini merupakan salah satu tahap selanjutnya di dalam suatu software testing. Biasanya jika validasi ini berhasil maka software akan berfungsi dengan benar. Penasaran bukan bagaimana Pengujian Validasi itu? So, terusin baca artikel yang satu ini ya teman-teman 😀

Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL

Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL

Pengujian Validasi

Apabila kalian sudah menyelesaikan dan berhasil melakukan pengujian validasi ini, software kalian bisa dibilang akan berfungsi dengan benar dan sesuai seperti harapan pelanggan. Jika spesifikasi persyaratan software telah dikembangkan maka akan dapat menggambarkan semua atribut software yang terlihat oleh pengguna. Spesifikasi ini berisi bagian dari kriteria validasi yang akan menjadi dasar bagi pendekatan pengujian validasi. Pengujian Validasi sebenarnya terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Kriteria Pengujian Validasi
  • Peninjauan Konfigurasi
  • Pengujian Alpha dan Beta

Kriteria Pengujian Validasi

Validasi suatu software dapat dicapai melalui serangkaian pengujian yang memperlihatkan kesesuaian dengan suatu persyaratan. Sebuah rencana pengujian yang dapat menguraikan kelas-kelas pengujian yang akan dilakukan dan sebuah prosedur pengujian yang mendefinisikan kasus pengujian tertentu. Pengujian ini dirancang untuk memastikan bahwa:

  • Semua fungsional memenuhi persyaratan yang diminta
  • Semua isi disajikan secara akurat dan benar
  • Semua persyaratan kinerja tercapai
  • Pendokumentasian benar
  • Kompatibilitas dapat terpenuhi

Setelah setiap kasus pengujian validasi selesai dilakukan, maka akan menghasilkan 2 kondisi seperti berikut ini:

  • Karakteristik fungsi atau kinerja sesuai dengan spesifikasi
  • Penyimpanan dari spesifikasi dapat ditemukan dan daftar kelemahan akan dibuat

Pengujian Konfigurasi. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk memastikan semua elemen dari konfigurasi software telah secara benar dikembangkan. Peninjauan konfigurasi kadang-kadang disebut dengan audit.

Nah, itu adalah artikel kita kali ini yang membahas mengenai Pengertian dan Kriteria Pengujian Validasi RPL. Pengujian validasi merupakan pengujian akhir yang berfungsi untuk menilai apakah suatu software itu dapat berfungsi dengan benar dan sesuai dengan keinginan pelanggan atau tidak. So, semoga artikel ini dapat bermanfaat ya bagi kalian semua. Sekian dari saya, salam IT ^_^

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
100%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT
1 Comments
  • 6 Agustus 2018 at 9:12 PM

    Pengujian validasi merupakan pengujian akhir yang berfungsi untuk menilai apakah suatu software itu dapat berfungsi dengan benar dan sesuai dengan keinginan pelanggan atau tidak.

Leave a Response