Komputer
Now Reading
Pengertian Model Waterfall Menurut Winston Royce
Inovasi Baru
0
Apa sih sebenarnya Model Waterfall itu? Ada beberapa tahapan dan permasalahan di dalam Model Waterafall yang harus kalian pahami.

Pengertian Model Waterfall Menurut Winston Royce – Halo teman-teman Bierpinter sekalian. Apakah kalian suka membuat model-model diagram di dalam proses software?. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai Pengertian Model Waterfall Menurut Winston Royce. Model Waterfall merupakan salah satu model yang sangat sering digunakan oleh orang-orang karena memiliki metode diagram yang baik dan bersifat linier(berurutan). Penasaran kan Model Waterfall Menurut Winston Royce itu seperti apa? So, jangan kemana-mana ya guys, lanjutin baca artikelnya 😀

Pengertian Model Waterfall Menurut Winston Royce

Winston Walker Royce

Winston Walker Royce

Siapa sih Winston Walker Royce itu? Winston Walker Royce merupakan seorang ilmuwan ahli komputer yang berasal dari negara Amerika. Winston merupakan seorang pelopor dalam bidang pengembangan perangkat lunak. Dia dikenal karena hasil gambaran kertasnya pada tahun 1970-an dimana dia membuat gambar Model Waterfall untuk pengembangan perangkat lunak yang akan dia buat.

Model Waterfall / Classic Life Cycle

Waterfall Model or Classic Life Cycle

Waterfall Model or Classic Life Cycle

Model Waterfall pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce pada tahun 1970-an. Waterfall Model merupakan salah satu  model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linier (berurutan). Hasil Output dari setiap tahap merupakan input bagi tahap berikutnya. Model ini diperoleh dari proses rekayasa lainnya yang menawarkan cara pembuatan rekayasa perangkat lunak secara jelas dan lebih nyata. Model ini akan melibatkan tim SQA (Software Quantity Assurance) dengan 5 tahapan, dimana setiap tahapan selalu dilakukan verifikasi atau testing.  Tahapan model waterfall meliputi :
  1. Komunikasi (Communication) : ini merupakan tahap permulaan di dalam suatu proyek. Teknik komunikasi digunakan untuk mendapatkan spesifikasi dari kebutuhan pengguna.
  2. Perencanaan (Planning) : di dalam tahap ini, kita bertugas untuk membuat prakiraan-prakiraan, penjadwalan, pelacakan dan juga tugas-tugas kegiatan yang akan kita lakukan untuk proyek.
  3. Pemodelan (Modelling) : tahap ini kita melakukan proses analisis dan perancangan proyek.
  4. Konstruksi (Construction) : pada tahap konstruksi, kita melakukan penulisan kode-kode program, pengujian, dan kegiatan-kegiatan untuk merancang proyek tersebut.
  5. Penyerahan software (Deployment) : tahap terakhir adalah melakukan penyerahan software, dukungan terhadap pengguna (service), umpan balik (feedback), dan trainning.

Beberapa permasalahan yang sering dijumpai pada model waterfall adalah :

  • Proyek software yang nyata jarang sekali mengikuti aliran sekuensial, seperti yang diusulkan oleh model waterfall sendiri.
  • Sulit sekali bagi para pengguna untuk menetapkan semua spesifikasi kebutuhan secara eksplisit.
  • Pengguna harus memiliki kesabaran. Suatu versi program yang tidak mungkin ada hingga rentang waktu proyek software berakhir.
  • Banyak sekali anggota tim proyek software yang menghabiskan waktu untuk menunggu anggota tim lainnya yang bekerja hingga dapat menyelesaikan pekerjaannya sendiri.

Nah, itu adalah Pengertian Model Waterfall Menurut Winston Royce teman-teman. Sekarang kalian paham kan mengenai Model Waterfall ini? Banyak sekali orang-orang yang menggunakan model waterfall ini karena model waterfall ini menawarkan cara pembuatan rekayasa perangkat lunak secara jelas dan lebih nyata. Sekian dari saya, jangan lupa untuk menuliskan komentar dan memilih ekspresi kalian terhadap artikel ini ya teman-teman. See you

Baca juga : Apa itu Rekayasa Perangkat Lunak? (Software Engineering)

What's your reaction?
Luar Biasa
100%
Suka Sekali
0%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT

Leave a Response