Pengetahuan
Now Reading
Arsitektur Sistem Operasi Linux
0

Struktur dari Sistem Operasi Linux – Halo sobat sekalian, siapa sih yang tidak mengenal Linux? Pastinya kalian semua pernah mendengarnya yah teman-teman. Nah, pada artikel saya kali ini, saya akan membahas mengenai Struktur/Arsitektur dari Sistem Operasi Linux itu sendiri.

Komponen Utama dari Struktur Sistem Operasi Linux :

Arsitektur Sistem Operasi Linux

Arsitektur Sistem Operasi Linux

1. Kernel

Kernel adalah bagian utama atau inti pada sistem operasi linux. Dimana kernel ini berfungsi untuk mengontrol hardware dan membentuk berbagai fungsi rendah. Fungsi-fungsi yang dilakukan oleh kernel, antara lain : pelayanan tanggal (system call) dan jam sistem, manajemen file dan penanganan sekuriti, pelayanan operasi input/output, menejemen dan penjadwalan proses, menejemen memory, melakukan kegiatan akuntansi sistem, melakukan penanganan kesalahan dan interupsi (interrupt).

2. Shell

Shell adalah penerjemah (command line interpreter). Pada Linux disebut sebagai terminal. Perangkat lunak inilah yang menjadi jembatan antara user dengan sistem linux. User cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. Perintah-perintah shell linux dapat berupa:

  1. Perintah built-in. Built-in merupakan perintah yang merupakan bagian internal dari shell
  2. Perintah eksternal merupakan perintah yang bukan bagian internal dari shell (dapat berupa utilitas atau program aplikasi)

Shell, baik di linux maupun di UNIX digunakan untuk interasi antar user dengan komputernya termasuk juga dalam mengontrol session UNIX dan pemrograman (scripting). UNIX shell menyediakan sekumpulan instruksi khusus yang dapat digunakan untuk membuat program shell script. Ada beberapa jenis shell yang umum ditemukan dalam distro Linux, yakni : Bash dan tcsh.

3. Utilitas

Utilitas atau utility adalah program yang telah disediakan sistem linux untuk melakukan tugas tertentu. Jumlahnya banyak dengan fungsi yang beraneka ragam. Beberapa kelompok utilitas dilihat dari fungsinya:

  1. Utilitas Manajemen File dan Direktori, utilitas kelompok ini sangat bermanfaat untuk melakukan tugas yang berhubungan dengan file dan direktori seperti, untuk membuat direktori dan menghapus file. Utilitas penyunting file. Utilitas ini sering disebut dengan editor. Dimana editor ini sangat bermanfaat untuk membuat program atau menyimpan informasi tertentu ke dalam suatu file.
  2. Utilitas Penunjang Komunikasi dan Jaringan. Utilitas ini bermanfaat untuk melakukan komunikasi antar user. Bahkan user dapat mentransfer data antar sistem.
  3. Utilitas Administrasi Sistem. Utilitas ini berguna bagi administrator sistem dalam mengelola sistem. Misalnya untuk menciptakan nama user baru dan mendaftarkan printer pada sistem
  4. Utilitas Pemrograman C. Utilitas ini berguna untuk membuat program aplikasi dengan bahasa C.
  5. Utilitas Penganalisis untuk Kerja Sistem. Utilitas ini dapat digunakan oleh administrator sistem untuk menganalisis kerja sistem, sehingga dapat melakukan penyetingan yang berguna untuk meningkatkan kinerja kerja sistem.
  6. Utilitas untuk Keperluan Backup dan Restore. Utilitas ini bermanfaat untuk menyalin atau memindahkan data atau program ke media eksternal seperti magnetic tape, atau sebaliknya.

Struktur sistem file pada Sistem Operasi Linux

Struktur Sistem File pada Sistem Operasi Linux

Struktur Sistem File pada Linux

Dan untuk struktur sistem file-nya, di Linux dikenal dengan nama Directory. Berikut ada beberapa penjelasan dan kegunaan dari masing-masing directory di Linux:

  1. / (Root)
    • Merupakan directory yang dapat di akses oleh super administrator atau user root.
    • Perhatikanlah saat penulisan “/” tidak sama dengan “/root
  2.  /bin (User Binaries)
    • Berisi file-file eksekusi. Directori ini juga menyimpan perintah yang digunakan oleh sistem.
    • Contoh : ps, ls, ping, grep, cp
  3. /sbin (System Binaries)
    • Fungsinya masih sama dengan /bin. Namun perbedaannya pada perintah-perintah yang akan dilakukan oleh administrator sistem dalam memelihara sistem.
    • Contoh : arp, halt,  shutdown, route, dll.
  4. /etc (Configuration Files)
    • Berisi file yang dijalankan ketika starup, serta file-file konfigurasi semua program.
    • Contoh : /etc/resolv.conf , /etc/logrotate.conf
  5. /proc (Process Information)
    • Berisi informasi tentang proses sistem, baik itu file System virtual dengan teks yang menginformasikan tentang sumber daya sistem, maupun informasi tentang menjalakan proses.
    • Contoh : /proc/uptime, /proc/{pid}
  6. /dev (Device Files)
    • Berisi file device komputer. Termasuk perangkat terminal, USB atau perangkat lainnya.
    • Contoh : /dev/tty1, /dev/usbmon()
  7. /var (Variable Files) Contohnya :
    • /var/log = berisi file-file log sistem
    • /var/lib = berisi paket dan file database
    • /var/mail = email
    • /var/spool = antrian print
    • /var/lock = kunci file
    • /var/tmp = temporary file yang dibutuhkan saat reboot.
  8. /tmp (Temporary Files)
    • Berisi file-file sementara yang dibuat oleh sistem dan user, dan akan dihapus saat sistem reboot.
  9. /usr (User Program)
    • Berisi file-file binary, libraries, dokumentasi dan source code dari sistem.
    • Terbagi menjadi beberapa :
      1. Yang berisi file binari untuk program (/usr/bin). Contoh : at, awk, cc
      2. Yang berisi file binary untuk sistem administrator (/usr/sbin). Contoh : atd, cron, sshd
    • Yang berisi file libraries (/usr/lib)
  10. /home (Home Directories)
    • Direktori ini digunakan untuk menyimpan semua file pribadi pengguna
    • Contoh : /home/nurul
  11. /boot (Boot Loader Files)
    • Berisi file-file yang berhubungan dengan boot loader
    • Contoh : initrd.img-5.2.20-12-generic
  12. /opt (Optional Add-on Applications)
    • Menyimpan file-file tambahan dari vendor tertentu yang bersifat sementara
  13. /mnt (Mount Directory)
    • Direktori sementara
    • Contoh : sysadmin men mount filesystem
  14. /media (Removable Media Device)
    • Direktori sementara untuk removable device
  15. /srv (Service Data)
    • Berisi file-file yang diperlukan oleh server

Nah teman-teman, itu adalah beberapa penjelasan mengenai struktur-struktur (arsitektur) yang ada di dalam Sistem Operasi Linux. Pada penjelasan kali ini, kalian akan mengetahui mengenai komponen utama di dalam linux dan bagaimana sih struktur dari sistem filenya (directory). Sekian dari saya… Salam IT ^_^

Baca juga : Sejarah Komputer Generasi Pertama

What's your reaction?
Luar Biasa
0%
Suka Sekali
0%
Keren
0%
Kagum
0%
Jelek
0%
Tidak Suka
0%
About The Author
GreenIT

Leave a Response